Showing posts with label Zlatan Ibrahimovic. Show all posts
Showing posts with label Zlatan Ibrahimovic. Show all posts

AC Milan Tetap Diperkuat Ibrahimovic di Musim Depan

AC Milan Tetap Diperkuat Ibrahimovic di Musim Depan- Zlatan Ibrahimovic masih dibutuhkan oleh AC Milan. Oleh karenanya, Rossoneri memperpanjang masa tinggal Ibrahimovic hingga tahun depan.

Ibrahimovic secara resmi menekan kontrak barunya di Casa de Milan pada Jumat (23/4/2021) dini hari WIB atau Kamis malam waktu setempat. Dia ditemani sejumlah petinggi klub termasuk Direktur Olahraga Paolo Maldini.

Ibrahimovic akan tetap jadi bagian skuat Milan musim 2021/2022, meski akan berusia 40 tahun pada 3 Oktober. Durasi kontraknya cuma semusim tapi Ibrahimovic kabarnya mendapat gaji cukup besar, 7 juta euro per musim atau sekitar Rp 122 miliar.

Ibrahimovic juga akan mendapat bonus jika mampu membawa Milan jadi juara musim depan, atau setidaknya bisa finis empat besar. Meski sudah berumur 39 tahun, Ibrahimovic memang masih berkontribusi besar.

Di tengah hantaman cedera dan juga infeksi COVID-19, Ibrahimovic mampu mencetak 17 gol dan 3 assist dalam 25 pertandingan di seluruh ajang. Pemain asal Swedia itu kembali ke Milan pertengahan musim lalu.

Pada periode keduanya, Zlatan Ibrahimovic bikin 28 gol dari 45 laga. Sementara, di periode pertamanya 2010 hingga 2012, ada 56 gol dibuat dari total 85 laga sekaligus membawa AC Milan juara Serie A 2010/2011 serta Piala Super Italia.

HUBUNGI KAMI :

WHATSAPP : +85581896837

Line : cgoasia.casino

Wechat : cgoasia_casino

Facebook : CGOAsia.Casino 

Twitter : @CGOAsia_Casino

Kunjungi Link dibawah Ini Untuk Mendownload :


Link Alternatif terbaru website CGOasia:
Share:

Milan Mendapat Pujian dari Shevchenko karena Mempertahankan Ibra


Milan Mendapat Pujian dari Shevchenko karena Mempertahankan Ibra - Andriy Shevchenko menilai keputusan AC Milan mempertahankan Zlatan Ibrahimovic sangatlah bijak. Keberadan Ibra di tim dapat mendongkrak performa sangat dibutuhkan.

Milan memutuskan memberikan kontrak baru ke Ibrahimovic dan disambut sang penyerang pada 1 September lalu. Pemain 38 tahun itu akan bertahan sampai Juni 2021 mendatang.

Keputusan ini diambil tak lepas dari dampak positif yang dirasakan tim sejak kedatangan Zlatan Ibrahimovic pada Januari lalu. Rossoneri tampil impresif bersama Ibrahimovic di Liga Italia, mencatatkan 11 kemenangan, lima kali imbang, dan hanya dua kali kalah dalam 18 pertandingan.


Bahkan sejak selepas lockdown, Milan bersih dari kekalahan. Dalam 13 pertandingan di seluruh kompetisi, tim besutan Stefano Pioli itu memetik sembilan kemenangan dan cuma empat kali imbang.

Ibrahimovic sendiri mencetak 11 gol dari 20 penampilan bareng Milan. Namun kontribusinya lebih dari sekadar gol-gol.

Pemain yang pernah memperkuat Ajax, Juventus, Inter Milan, Barcelona, Paris Saint-Germain, hingga Manchester United itu jadi sosok vokal di tim. Mantan penyerang Milan Andriy Shevchenko percaya selama Ibrahimovic masih punya ambisi yang sama, maka selalu layak dipertahankan.
Milan Mendapat Pujian
"Kalau dia masih punya sesuatu untuk diberikan ke klub, kalau dia masih termotivasi, saya akan selalu mempertahankannya. Dalam beberapa bulan belakangan ini, dia sudah melakukan apa yang kami harapkan darinya," ungkap Shevchenko kepada La Gazzetta dello Sport dikutip Football Italia.

"Dia bermain dengan kecerdasan dan membimbing rekan-rekan setimnya. Ibra selalu menjawab tuntutan di lapangan," imbuhnya.

HUBUNGI KAMI :

WHATSAPP : +85581896837

Line : cgoasia.casino

Wechat : cgoasia_casino

Facebook : CGOAsia.Casino 

Twitter : @CGOAsia_Casino

Kunjungi Link dibawah Ini Untuk Mendownload :


Link Alternatif terbaru website CGOasia:
Share:

Deretan Pemain Yang Egois dan Gengsi Tidak Mau di Ganti Saat Pertandingan

Pemain megabintang Barcelona, Lionel Messi merupakan sosok yang berpengaruh penting untuk kemenangan Barcelona. Sudah tidak terhitung berapa trofi yang Messi peroleh untuk di sumbangkan ke Barcelona.

Tak hanya untuk klub, Messi juga meraih banyak gelar individu. Torehan enam kali gelar pemain terbaik FIFA dan lima kali Ballon d'Or menjadi bukti kualitas mumpuni La Pulga.

Namun, Lionel Messi masih meninggalkan sedikit sisi arogansi jika berada di lapangan. Ia merupakan pemain yang tidak suka diganti.

Dia pernah menolak diganti oleh Munir El Haddadi pada La Liga musim 2014. Saat itu Barcelona unggul 3-0 atas Eibar, dan Luis Enrique telah memberi tahu Messi dengan bahasa isyarat.

Namun, Lionel Messi bergeming dan malah membalas dengan memalingkan muka dan berjalan terus di lapangan. La Pulga akhirnya bermain hingga peluit pertandingan berakhir.

Namun, Lionel Messi tidak sendirian. Bola.com merangkum 5 pemain bola yang menolak diganti dikutip dari Foxsportasia, Rabu (20/11/2019).

1. Kepa Arrizabalaga

Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, pernah mendapat sorotan saat menolak diganti oleh Maurizio Sarri, pada duel di final Piala Liga kontra Manchester City, 24 Februari 2019.

Kepa saat itu tengah mendapat perawatan dan waktu tinggal beberapa menit sebelum babak tos-tosan. Kiper asal Spanyol itu akhirnya tetap berada di bawah mistar saat adu penalti. Namun, Chelsea terpaksa menerima kekalahan dengan skor 3-4.

2. Lukasz Fabianski

Lukasz Fabianski mengalami cedera dalam pertandingan Swansea melawan Tottenham Hotspur pada 2017 setelah bertabrakan dengan Vincent Janssen pada menit ke-81. Sang pelatih, Paul Clement, meminta kiper cadangan Kristoffer Nordfeldt, untuk bersiap.

Clemet lantas memutuskan mengganti Fabianski pada menit ke-86. Papan yang mengindikasikan pergantian pemain sudah diangkat asisten wasit, namun sang kiper menolak keputusan itu. Setelah beberapa saat Fabianski bergeming, Clemet akhirnya mendatangi asisten wasit keempat dan membatalkan perubahan itu.

3. Les Sealey

Les Sealey merupakan kiper Manchester United yang turun saat melawan Sheffield United pada final Piala Liga Inggris 1991. Ia mendapat cedera lutut pada menit ke-78.

Mereka tidak ada kiper cadangan sehingga Les Sealey menolak diganti. Ia melanjutkan pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan. Namun, sayang Manchester United menelan kekalahan 0-1.

4. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic menolak diganti saat AC Milan melawan Fiorentina pada Serie A 2012. AC Milan menang dengan skor 1-0 berkat gol Ibrahimovic.

Namun, kejadian menarik terjadi saat Ibrahimovic merayakan gol yang malah melukai dirinya sendiri. Ia melompat ke udara tapi jatuh dengan posisi tidak tepat. Ia kesakitan dan Allegri langsung berniat menggantinya. Ibrahimovic menolaknya dan tetap melanjutkan permainan.

5. Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo juga pernah menolak diganti saat Real Madrid bertemu Bayern Munchen pada perempat final Liga Champions 2016-2017. Saat Madrid tertinggal 1-2 dari Bayern Munchen, pada menit ke-80, Zinedine Zidane berniat mengganti Ronaldo dengan Marco Asensio.

Ronaldo tidak memperdulikan niat pelatihnya dan bersikeras bermain di lapangan. Asensio akhirnya menggantikan Karim Benzema.
 KLIKBOLA88

HUBUNGI KAMI DI :

LINE : klikbola88

Wechat : klikbola88

Whatsapp : +85515438650

Bisa Langsung di Download Aplikasi di Bawah Ini :


Share:

Fakta Tentang Ibrahimovic Cocok Dengan Gaya Bermain Setan Merah

Beberapa klub besar di Eropa sudah gagal dalam setengah musim ini. Kegagalan itu di karenakan persoalan mencari talenta baru bursa transfer musim dingin ini. Klub yang diprediksi bekerja lebih keras pada bursa transfer Januari mendatang adalah Manchester United.

Klub asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu disebut membutuhkan amunisi baru. Tiga pemain yang didatangkan ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas 2019 yakni Daniel James, Aaro Wan-Bissaka, dan Harry Maguire, disebut tidak terlalu membuat perubahan.

Sebaliknya, MU justru kalang kabut sejak ditinggal Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez. Marcus Rashford yang didapuk menambal celah yang ditinggal Lukaku belum menunjukkan performa terbaiknya.

Mason Greenwood yang disebut menjadi calon bintang masa depan Setan Merah juga belum bisa diandalkan. Opsi terbaik saat ini adalah mendatangkan pemain yang lebih senior.

Manchester United disebut tengah dalam pembicaraan serius dengan pemaon senior Juventus, Mario Mandzukic. Mandzukic disebut bisa menambal kekurangan lini depan MU saat ini.

Meski demikian, Mario Mandzukic bukan satu-satunya pemain senior yang diisukan merapat ke Old Trafford. Mantan bintang MU, Zlatan Ibrahimovic, juga diterpa kabar tersebut.

Menurut sejumlah pengamat, Zlatan Ibrahimovic dianggap lebih pantas direkrut Manchester United pada bursa transfer musim dingin Januari 2020 mendatang. Jika Anda penasaran dengan alasan atas pendapat beberapa pengamat tersebut, berikut Bola.com merangkumnya untuk Anda.
1. Bebas Transfer
Kontrak Ibrahimovic dengan LA Galaxy akan berakhir pada Desember 2019. Itu artinya, Ibra segera berstatus bebas transfer.

Dengan status tersebut, manajemen Manchester United tidak perlu mengeluarkan banyak dana untuk menebus Zlatan dari LA Galaxy. Selain lebih menghemat uang, kesepakatan yang dilalui akan lebih mudah.

Sementara kontrak Mario Mandzukic bersama Juventus baru habis pada 2021. MU harus menebus pemain berusia 33 tahun itu dengan sejumlah uang jika ingin mendatangkannya ke Old Trafford.

Terbaru, La Vecchia Signora telah menetapkan harga pemain jangkungnya itu. Juventus disebut ingin agar MU menebus penyerang asal Kroasia itu dengan harga 6,2 juta euro atau sekitar Rp97 miliar.

2. Mantan Pemain Manchester United
Zlatan Ibrahimovic bukan pemain asing bagi Manchester United. Ibra pernah merumput bersama klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut selama dua tahun yakini pada 2016 hingga 2018.

Pengalaman tersebut membuat Ibra mudah beradaptasi dengan manajemen Manchester United. Selain itu, Ibrahimovic juga masih cukup bertaji.

Sementara Mario Mandukic belum pernah merumput bersama MU sepanjang kariernya. Bahkan, penyerang asal Kroasia itu tak pernah merasakan atmosfer ketatnya persaingan di Premier League.

3. Bisa Jadi Anutan
Zlatan Ibrahimovic resmi berusia 38 tahun pada 3 Oktober 2019. Jika merapat ke Manchester United, ia akan menjadi pemain tertua di mantan klubnya tersebut.

Namun hal tersebut bukan sebuah masalah. Legenda Manchester United, Paul Ince, memandang berbeda senioritas Ibrahimovic tersebut.

Menurut Ince, Ibrahimovic adalah pemain hebat yang bisa mendidik para talenta muda MU. Kemampuannya itu tak lepas dari pengalaman yang telah dirasakan sepanjang kariernya.

"Ibrahimovic hebat dalam mendidik semua pemain muda yang ingin diorbitkan Ole Gunnar Solskjaer. Dia bisa memberi pengaruh luar biasa, juga di dalam lapangan," ucap Paul Ince kepada Metro beberapa waktu lalu.
 KLIKBOLA88

HUBUNGI KAMI DI :

LINE : klikbola88

Wechat : klikbola88

Whatsapp : +85515438650

Bisa Langsung di Download Aplikasi di Bawah Ini :


Share:

Fakta Menarik Tentang Zlatan Ibrahimovic Saat Gabung Dengan LA Galaxy

Pemain asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic, resmi tinggalkan Los Angeles Galaxy akhir musim ini. Ibrahimovic telah secara resmi mengumumkan kepergiannya dari klub asal California tersebut melalui akun Instagramnya.

“Saya datang, saya melihat, saya menaklukkan. Terima kasih LA Galaxy karena membuat saya merasa hidup kembali,” ungkap Zlatan di akun Instagramnya. “Anda menginginkan Zlatan, saya berikan anda Zlatan. Sama-sama,” pesan Zlatan untuk fans LA Galaxy.

“Cerita berlanjut. Sekarang, kembali untuk menyaksikan baseball,” tambah Zlatan.

Zlatan Ibrahimovic telah memperkuat LA Galaxy selama dua musim. Desember nanti, kontrak Ibrahimovic bersama LA Galaxy akan berakhir.

Eks kapten Swedia tersebut belum memastikan masa depannya. Beberapa klub di Eropa tertarik untuk mendatangkan pemain berusia 38 tahun tersebut.

Zlatan Ibrahimovic telah menorehkan beberapa catatan menarik setelah dua musim memperkuat LA Galaxy. Simak detailnya di bawah ini:

Top Scorer Klub Dalam Dua Musim Terakhir

Kegarangan Zlatan tak perlu diragukan kembali. Klub-klub yang pernah Ibrahimovic bela selalu mengandalkan ia dalam urusan mencetak gol.

Selama dua musim memperkuat LA Galaxy, Ibra telah mencetak 53 gol dari 58 penampilan di semua kompetisi. Raihan tersebut terlampau jauh dari pesaing dekatnya di klub daerah California tersebut.

Pesaing terdekatnya, Ola Kamara hanya mencetak 14 gol dan Romain Alessandrini menceploskan sebelas gol. Sedangkan dua pemain LA Galaxy lainnya, Sebastian Lletget dan Chirs Pontius sama-sama mencetak tujuh gol.

Tak Pernah Tampil Di US Open Cup
Sepanjang dua musim berseragam LA Galaxy, Ibrahimovic tak pernah bermain di US Open Cup. LA Galaxy hanya bermain sebanyak empat kali di US Open Cup dalam dua musim terakhir.

Pada dua musim tersebut, langkah LA Galaxy terhenti di babak 16 besar saja. Andai Zlatan bermain di salah satu laga tersebut, mungkin hasilnya akan berbeda.

Pencetak Gol Terbanyak Dalam Satu Musim Reguler MLS
Zlatan Ibrahimovic adalah satu-satunya pemain LA Galaxy yang mencetak 30 gol dalam satu musim reguler MLS. Raihan tersebut terjadi pada musim reguler MLS musim 2019.

Namun, torehan tersebut masih kalah dari total gol Carlos Vela dalam semusim reguler MLS. Bomber asal Meksiko tersebut mencetak 34 gol selama musim reguler MLS musim 2019.

Sepakan Zlatan di Derby LA Jadi Gol Terbaik di MLS 2018
Zlatan Ibrahimovic kerap mencetak gol indah setiap tahunnya. Bahkan gol salto jarak jauhnya ke gawang Inggris membuat Zlatan meraih gelar FIFA Puskas Award 2013.

Lagi-lagi, Zlatan mencetak gol spekakuler di MLS. Kali ini jala rival sekotanya, Los Angeles FC menjadi korban keganasan sepakan Zlatan. Gol tersebut tercipta pada laga yang dihelat di StubHub Center, Sabtu (31/3/2018) siang)

Setelah kemulut terjadi di lapangan tengah pertandingan, Ibrahimovic langsung menendang dengan kaki kananya sebelum bola menyentuh tanah. Tyler Miller yang salah posisi, harus rela melihat gawangnya dibobol oleh eks bomber AC Milan tersebut. Gol tersebut menjadi gol terbaik MLS musim 2018.

Tak Pernah Bawa LA Galaxy Melenggang Hingga Final Wilayah Barat
Selama dua musim memperkuat LA Galaxy, Zlatan Ibrahimovic tak pernah bawa klub asal California tersebut melenggang hingga partai final playoff MLS wilayah barat. Pada musim pertamanya, langkah LA Galaxy harus terhenti di babak pertama setelah takluk dari Real Salt Lake dengan skor 2-3.

Sementara itu, prestasi LA Galaxy lebih baik di musim selanjutnya. Pada musim 2019, LA Galaxy terhenti di partai semifinal wilayah barat setelah kalah 5-3 dari LAFC.
 KLIKBOLA88

HUBUNGI KAMI DI :

LINE : klikbola88

Wechat : klikbola88

Whatsapp : +85515438650

Bisa Langsung di Download Aplikasi di Bawah Ini :



Share:
 bonus4d

Agen Judi Online

Website Minimal Deposit Daftar
INICASINO 50.000  Daftar
CGO ASIA 50.000  Daftar
KLIKBOLA88 50.000  Daftar

Labels